10 paradoxes of creative people!

good morning mr.agus.. this is my post about 10 paradoxes of creative people. I hope that after i write about this, I’ll being more creative in my life..hehehe.. let’s check it out! 🙂

1. Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.

Dalam paradox pertama ini dimaksudkan bahwa orang yg kreatif memang memiliki banyak energi fisik, tetapi bukan berarti org tersebut harus terus berfikir tanpa henti ttg kreatiitas apa lg yg akan dia buat.. Orang tersebut tetap membutuhkan waktu dimana dia istirahat dan bersantai bahkan diam tidak melakukan apapun. Karena saat itulah otak kita beristirahat sejenak dan bukan berarti saat diam tersebut, kita tdk dapat menemukan sbuah inspirasi, bahkan banyak org yg menemukan inspirasi saat mereka bersantai ata berlibur. 🙂

2. Creative people tend to be smart yet naive at the same time.

Orang2 yg kreatif cenderung dibilang bahwa dia adalah org yg pintar dan naif pada saat yg bersamaan. Maksudnya, saat dia mengemukakan suatu ide yg mungkin bisa membuat org lain tercengang saking kreatifnya, dia mengemukakan idenya kadang tidak perduli dgn keadaan dan norma2 di sekitarnya.. yaa bisa dibilang saat itu dia menjd seorg yg egois naif dan apapun itu.. bahkan sampai idenyapun diledek dan dihujat oleh org2 sekitarnya, kadang diapun tdk perduli akan hal itu..

3. Creative people combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility.

seorg yg kreatif bukan hanya pintar dalam menciptakan sbuah ide cemerlang, tp dia juga mampu untuk menggabungkan antara sesuatu yg menyenangkan dengan sesuatu yg harus dipatuhi seperti aturan2 yg berlaku.. dan bahkan dia mampu menggabungkan tanggung jawabnya dan ketidaktanggungjawabannya.. intinya orang kreatif adalah org yg berhasil menempatkan dirinya dalam situasi apapun (flexibel)..

4. Creative people alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality.

Org yg kreatif sering memunculkan ide2nya yg berasal dr fantasi dan imajinasinya ttg suatu hal atau kondisi, hal ide itu diterapkan pada kehidupan nyata atau realitas hidupnya. Bagaimanapun juga suatu inovasi yg muncul harus disesuaikan dgn kemampuan para usernya agar bisa dimanfaatkan scr maksimal.

5. Creative people trend to be both extroverted and introverted

Org yang kreatif ada saatnya dia menjd introvert dan extrovert.. Saat dia baru menemukan sbuah ide, dibutuhkan sifat introvert agar ide2nya tdk dijiplaknya oleh org lain dan untuk memikirkan idenya secara matang.. setelah matang, barulah dibutuhkan sifat extrovert dimana dia harus mengemukakan kpr org lain ttg idenya tersebut agar bisa diimplementasikan..

6. Creative people are humble and proud at the same time.

Org kreatif biasanya ramah dan tidak ragu2 untuk mengeluarkan idenya untuk membantu org lain.. dan saat melihat org lain senang krn ide kreatifnya, saat itulah dia patut merasa bangga atas idenya, maupun dalam hal sepele..

7. Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.

Seorg yg kratif tidak pernah memikirkan masalah ras, gender, agama, warna kulit, atau hal demografi lainnya.. Oleh karena itu dia adalah org yg bebas dan flexible.

8. Creative people are both rebellious and conservative

Org kreatif sering memberontak demi ide2nya terwujud tetapi dibalik itu, dia bisa menjd seorg yg konservatif untuk mempertahankan ide2 dan prinsip2nya..

9. Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well.

Kebanyakan orang-orang kreatif sangat bersemangat tentang pekerjaan mereka, namun mereka dapat sangat objektif tentang itu juga. Dia bisa menjd seorg yg ambisi dalam mewujudkan ide2nya dan bahkan bisa mencapai titik egoismenya..

10. Creative people’s openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment

Keterbukaan dan kepekaan seorg yg kreatif sering mengekspos mereka untuk penderitaan dan kesakitan, namun juga untuk banyak kenikmatan. Kalo kata peribahasa ‘bersakit2 dahulu bersenang2 kemudian’.. ya, org kreatif tidak perduli kalau dia harus melewati berbagai cemoohan, ejekan, pertentangan, perdebatan, bahkan sakit hati, demi terwujudnya idenya yg ujung2nya akan membuatnya tenang, bahagia, ataupun lega.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: